Pasar Murah TJSL PJT II Jaga Daya Beli Masyarakat Jelang Nataru 2025/2026

LensaNewsBanten, Purwakarta— Perum Jasa Tirta (PJT) II menggelar pasar murah melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Program ini ditujukan untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus melindungi daya beli masyarakat.

Direktur Utama PJT II Imam Santoso mengatakan, pasar murah tersebut merupakan langkah antisipatif perusahaan dalam menghadapi potensi kenaikan harga bahan kebutuhan pokok menjelang akhir tahun.

“Pasar murah ini juga menjadi bentuk kehadiran perusahaan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, khususnya di wilayah kerja PJT II,” ujar Imam, kepada Media LensaNewsBanten Selasa (23/12/2025).

Imam menjelaskan, pelaksanaan Pasar Murah TJSL PJT II berlangsung sejak Jumat (19/12/2025) hingga Rabu (24/12/2025). Pada pelaksanaan di Unit Wilayah V Cirebon, PJT II menyiapkan 500 paket sembako yang terdiri atas beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan gula pasir 1 kilogram.

“Seluruh paket sembako tersebut ditebus masyarakat dengan harga Rp 40.000 per paket dan habis dalam waktu singkat,” kata Imam.

Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di Unit Wilayah VII Lampung, tepatnya di Bendung Argoguruh, pada Jumat (19/12/2025). Pasar murah di wilayah tersebut mendapat sambutan antusias dari warga lima desa sekitar dan digelar bekerja sama dengan Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Masjid As-salaam.

Rangkaian pasar murah TJSL PJT II akan berlanjut di Unit Wilayah II Karawang pada hari ini (23/12/2025) serta Unit Wilayah VI Serang, Banten, pada Rabu (24/12/2025).

“Program pasar murah ini merupakan bagian dari implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya TPB 1 Tanpa Kemiskinan dan TPB 2 Tanpa Kelaparan, sebagai wujud nyata pilar sosial dalam program TJSL PJT II.” tutup Santoso.

Reporter: (sep)

Related posts